Pangdam I/BB Tutup Acara TMMD ke-109

Sergai, PONTAS. ID – Pangdam I/BB Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah secara resmi menutup TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109, sejajaran Kodam I/Bukit Barisan di Lapangan Bolakaki Kebun PTPN 3 Gunung Pamela kec. Sipispis – Sergai.,Kamis (31/10/2019).

Hadir Bupati Sergai H. Soekirman, Waka Poldasu Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, PJU Kodam I/BB,Wabup Deli Serdang, HMA Yusif Siregar, Kapolres Tebing Tinggi, Kapolres Sergai, Kepala OPD Pemkab Sergai dan undangan lainnya.
Kasatgas TMMD ke-106 Kodim 0204/DS,Letkol Kav Syamsul Arifin dalam laporannya kepada Pangdam I/BB menjelas kan, sasaran Fisik TMMD yaitu pembuatan jalan 1000 m, pembuatan jembatan ukuran 40x3x12 meter, rehab 1 unit rumah tidak layak huni, pembangunan contoh rumah tahan angin puting beliung selesai 100 %.

Personil yang terlibat sebanyak 200 orang terdiri dari,Prajurit TNI 125 orang, Polri 10 orang, Pemkab Sergai 15 orang dan masyarakat sebanyak 50 orang setiap hari secara bergantian.

Dilanjutkan penanda tanganan/penyerahan Berita Acara hasil TMMD 106,kepada Bupati Sergai Soekirman dari Kasatgas TMMD Letkol Kav Syamsul Arifin, disaksikan Pangdam I/BB.

Pamgdam I/BB,Mayjen MS Fadhilah dalam sambutannya mengatakan, jembatan yang dibangun salah satu hasil kerja TMMD harus dijaga dan dipelihara.

“Saya juga ucapkan terimakasih kepada Bupati Sergai beserta jajaran yang sudah banyak membantu hingga selesainya proses pembangunan ini,” katanya.

Bupati Sergai H Soekirman dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada TMMD, yang telah memberi motivasi kepada generasi muda di Sergai agar menjadi penerus prajurit TNI. Semangat gotong royong dan kerja sama yang ditunjukkan para personil TNI tentu menjadi citra positif pada masyarakat.

Hal ini tentu semakin menumbuhkan kebanggaan generasi muda, anak-anak bangsa, terhadap TNI. Jika memungkinkan kegiatan TMMD dapat dilaksanakan setiap tahun di Kabupaten Sergai karena dampaknya sangat terasa di tengah masyarakat.

Menyinggung Pilkades,yang baru saja dilaksanakan kemarin (30/10/2019) di 121 desa di Kabupaten Sergai dan berakhir kondusif dan aman.

“Saya berharap masyarakat dapat dengan dewasa menerima kemenangan dan kekalahan. Pengabdian tidak harus jadi kepala desa. Tuhan sudah tentukan waktu dan peran kita untuk mengabdi bagi khalayak luas,” kata Bupati.

Penulis: Andy Ebiet

Editor: Luki Herdian

Previous articleBadan Geologi: Laju Penurunan Air Tanah Bisa Diperlambat
Next articleBlunder Lem Aibon, Respon Pejabat DKI Tak Sinkron