Tragis! Adu Kepala Dijadikan Alat Disiplin di SDN Papanggo 01

JAKARTA, PONTAS.ID – Dugaan tindak kekerasan oleh guru olahraga kembali mencuat di SDN Papanggo 01, Jakarta Utara. Seorang siswa kelas 5A diduga menjadi korban setelah kepalanya dipukul menggunakan buku lalu diadu dengan kepala temannya oleh guru bernama Meigy.

Kasus ini terungkap dari laporan wali murid yang mendapat informasi langsung dari anaknya. “Saya dapat laporan dari teman, anak saya kepalanya dipukul pakai buku dan dijedotin sesama temannya,” kata Pariyati, salah satu orang tua siswa, Jumat (12/9/2025).

Kesaksian itu turut diperkuat oleh teman sebangku korban. “Iya, mereka dipanggil ke depan, kepalanya dipukul pakai buku terus diadu kepalanya,” ujar siswa tersebut.

Wakil Kepala Sekolah SDN Papanggo 01, Sapiah, mengaku menyesalkan kejadian tersebut. Ia memastikan pihak sekolah akan menindaklanjuti kasus ini. “Mengenai insiden tersebut guru dan wali murid yg bersangkutan sudah bertemu di sekolah dan sudah diselesaikan,” tuturnya

Ia memastikan, terkait langkah ke depannya agar tidak terulang lagi pihak sekolah akan menjamin perlindungan terhadap murid tanpa dibeda-bedakan.

“Teruntuk guru yang bersangkutan sudah menerima teguran keras dan pembinaan lebih lanjut dari pihak sekolah dan kepala sekolah,” ucapnya

Kesempatan berbeda, sejumlah wali murid menilai guru olahraga tersebut memang dikenal arogan. “Galak emang Pak Meigy, kalau masih mukul negur ya okelah, tapi jangan kepala juga,” ujar seorang wali murid di depan sekolah.

Namun, meski penyelesaian dilakukan secara internal, sejumlah pihak menilai teguran keras belum cukup untuk menjawab keresahan orang tua siswa terkait pola kekerasan di ruang kelas.

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Fajar Virgyawan Cahya

Previous articlePemerintah Diminta Tinjau Ulang Pemotongan Alokasi TKD dalam RAPBN 2026
Next articleKomisi XI Soroti Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Menurun