Program Pembinaan Kemandirian Rutan Kelas IIB Bangil, Panen Budidaya Ikan Nila Bagi Warga Binaan

Pasuruan, PONTAS.ID – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil melaksanakan kegiatan panen ikan nila di kolam budidaya yang berada di halaman belakang Rutan Bangil pada Sabtu (13/26/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus upaya mendukung kegiatan produktif di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, bersama para pejabat struktural, beberapa pegawai, serta warga binaan yang selama ini terlibat dalam perawatan kolam ikan. Suasana kebersamaan terlihat saat seluruh peserta kegiatan turut serta dalam proses pengangkatan jaring dan pemanenan ikan nila dari kolam budidaya.

Dalam kegiatan tersebut, Rutan Bangil berhasil memanen ikan nila dengan total hasil mencapai sekitar 100 kilogram. Hasil panen ini merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi dalam merawat serta mengelola budidaya ikan yang menjadi salah satu program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Program budidaya ikan nila ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga memberikan pengalaman nyata dalam bidang perikanan yang dapat bermanfaat sebagai bekal setelah mereka kembali ke masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kerjasama antara petugas dan warga binaan dalam kegiatan yang positif dan produktif.

Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Bangil dalam menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat. “Kami berharap melalui kegiatan budidaya seperti ini, warga binaan dapat memperoleh keterampilan yang berguna sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat serta menumbuhkan semangat produktif selama menjalani masa pembinaan di Rutan Bangil,” ujarnya.

Penulis : Abdullah

Editor : Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleBentuk Kepedulian Kesehatan Terhadap Masyarakat di Bulan Ramadhan, PCNU Bangil Gelar Donor Darah
Next articleMPR Dorong OKI Efektifkan dan Inisiasi Regulasi Atasi Meningkatnya Islamophobia