Wujud Komitmen Pemkot Jaksel, Walikota Resmikan Jembatan Antar Kampung

Jakarta, PONTAS.ID – Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar meresmikan Jembatan Antar Kampung (JAK) di RT 02 RW 04, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jumat (12/12/2025).

Jembatan Antar Kampung yang diberi nama Jembatan Harapan Baru itu menghubungkan Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan dengan Kelurahan Rawa Barat, Kecamatan Kebayoran Baru. Anwar, mengatakan, bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud komitmen dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya dalam bidang infrastruktur.

“Jadi kegiatan ini merupakan realisasi dari usulan warga masyarakat melalui Musrenbang (2023/2024), dan jembatan ini tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan perekonomian warga masyarakat dan kualitas hidup masyarakat sekitar,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, jembatan ini menghubungkan wilayah RW 04 Kelurahan Kuningan Barat dengan wilayah RW 05 Kelurahan Rawa Barat.

“Peresmian Jembatan Harapan Baru ini bukan hanya sekadar simbol pembangunan fisik, tetapi juga menjadi tanda terjalinnya hubungan silaturahmi dan soliditas antar wilayah di Kelurahan Kuningan Barat dengan Wilayah di Kelurahan Rawa Barat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua RT 03 RW 04, Kelurahan Kuningan Barat, Siti Rodiah mengucapkan terima kasih karena usulan warga melalui Musrenbang dapat terealisasi dengan baik.

“Jembatan ini memang sangat ditunggu-tunggu oleh warga, karena selain untuk mobilitas aktivitas sehari-hari, jembatan ini juga simbol silaturahami antar kampung yang berbeda kecamatan ini,” ucapnya.

Usai meresmikan JAK di Kuningan Barat,  Anwar menyantuni anak yatim dan dhuafa di Masjid Jami’ At-Taysier, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan. Total ada 40 anak yatim dan dhuafa yang diberikan santunan.

Sebagai informasi, Jembatan Antar Kampung (JAK) sepanjang 21 meter dengan lebar dua meter tersebut, dibangun Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Administrasi Jakarta Selatan. Proses pembangunan berlangsung dari Juli sampai November 2025 dan jembatan itu diperuntukan bagi pejalan kaki, sepeda motor dan gerobak.

Penulis : Fajar Adi Saputra

Editor : Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleMobil MBG Bawa Petaka, Isyarat Buruknya Manajemen Operasional Program Prabowo?
Next articleJalin Silaturahmi, PT. Pasir Mas dan PORDASI Gelar Latihan Berkuda Bersama Atlet Jatim