Jakarta, PONTAS.ID – Perserikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (PKPI) resmi menggelar Inagurasi Angkatan Pertama Pendidikan Dasar Profesi Kurator dan Pengurus Tahun 2025 di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum RI, Selasa (25/11/2025).
Acara ini menjadi tonggak sejarah baru bagi organisasi profesi kurator dan pengurus yang baru bergabung dalam Komite Bersama pada Februari lalu.
Ketua Umum PKPI, Dr. Albert Riyadi Suwono, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya inagurasi perdana ini. Ia menegaskan bahwa perjalanan PKPI sejak berdiri pada 2014 hingga diakui sebagai anggota Komite Bersama bukan proses yang mudah.
“Walaupun PKPI masih sangat muda, keberadaan kami dapat berdiri dan berkembang karena adanya dukungan dari banyak pihak,” ujar Albert, di Graha Pengayoman Kementerian Hukum RI, di Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025).
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Menteri Hukum RI beserta jajaran Kemenkumham atas dukungan dan ruang yang diberikan sehingga PKPI dapat hadir sebagai organisasi profesi yang kredibel dan berorientasi pada peningkatan profesionalisme kurator dan pengurus di Indonesia.
Albert juga menyinggung sejarah PKPI yang lahir dari gagasan para purnabakti Balai Harta Peninggalan (BHP). Baginya, PKPI bukan sekadar organisasi baru, tetapi wadah regenerasi dan pengabdian para ahli yang memiliki pengalaman panjang di dunia kepailitan.
“Karena gagasannya lahir dari para purnabakti BHP dan tumbuh melalui dukungan penuh Kemenkumham, tidak berlebihan jika kami menyebut bahwa PKPI adalah anak kandung Kementerian Hukum Republik Indonesia,” tegasnya.
Menurut Albert, Angkatan Pertama 2025 akan menjadi pionir dalam sejarah profesi kurator dan pengurus di Indonesia. Ia berharap para peserta mampu menjaga integritas dan menjunjung prinsip hukum dalam menjalankan tugasnya.
*Besar harapan Ketua Umum PKPI kedepannya agar Pelatihan Dasar profesi Kurator dan Pengurus PKPI angkatan kedua tahun 2026 yang kiranya akan diselenggarakan sekira bulan April 2026 kedepannya dapat berjalan seperti angkatan pertama kali ini bahkan beliau juga berharap lebih sukses dan besar dari angkatan pertama kali ini.
*Kemudian ketua umum juga menyampaikan agar agenda pendidikan dasar profesi Kurator dan Pengurus PKPI angkatan kedua tahun 2026 akan hadir dengan kualitas yang lebih baik dan materi yang diberikan kepada para peserta pendidikan pendidikan dasar profesi Kurator dan Pengurus semakin komprehensif.*
*Ketua umum juga berharap agar jumlah pesertanya semakin banyak sehingga dapat membantu peran pemerintah dalam mengawal profesi Kurator dan Pengurus lewat Organisasi Profesi Kurator dan Pengurus Indonesia (PKPI) ini.*
“Kami ingin PKPI menjadi organisasi yang berwibawa, profesional, dan bermanfaat bagi bangsa, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah melalui Kementerian Hukum RI,” tambahnya.
Ketua Panitia Inagurasi, Muhhidayat Prihatintyas Sudaryono, menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya pendidikan dasar profesi PKPI angkatan pertama. Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan ini menjadi capaian signifikan mengingat PKPI baru enam bulan bergabung sebagai anggota Komite Bersama.
“Ini pencapaian yang bukan hanya membanggakan, tetapi juga memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan profesi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pendidikan dasar ini berjalan berdasarkan SK Kemenkumham Nomor M.HH-1.AH.06.06 Tahun 2025 yang terbit pada 20 Februari 2025.
Muhhidayat meyakini bahwa sinergi antara PKPI dan Kemenkum RI dapat memperkuat peran kurator dan pengurus sebagai garda depan dalam menjamin kepastian hukum dan penyelesaian sengketa kepailitan maupun PKPU.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, dan peserta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut.
Sementara itu, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Dr. Widodo turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya inagurasi perdana ini.
“Alhamdulillah, kita baru saja menyaksikan pelaksanaan inagurasi pertama pendidikan kurator dan pengurus yang diselenggarakan oleh PKPI. Ini merupakan pendidikan perdana sejak organisasi ini bergabung ke dalam Komite Bersama,” ujarnya.
Dirjen AHU menilai hadirnya para kurator muda yang bergabung dengan PKPI menjadi angin segar bagi pengembangan profesi kurator dan pengurus di Indonesia.
“Semoga hadirnya kurator-kurator muda ini dapat memberikan kontribusi positif untuk pengembangan hukum kepailitan dan kepengurusan di Indonesia, sehingga ekosistem berusaha di negara kita semakin baik,” katanya.
Ia juga menyaksikan langsung pelantikan pengurus PKPI yang baru, termasuk para kurator senior dan ahli hukum yang kini memperkuat struktur organisasi.
Menurutnya, sinergi antara PKPI dan Kemenkumham akan semakin memperkuat peran kurator dan pengurus sebagai garda depan dalam menjamin kepastian hukum di bidang kepailitan dan PKPU.


























