
Pasuruan, PONTAS.ID – Secara merata ruas jalan aspal di wilayah Kabupaten Pasuruan masih didapati banyak yang rusak maupun mengelupas saat musim penghujan. Oleh sebab itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Pasuruan untuk tahun 2021 akan realisasikan pembenahan setelah dilakukan penyurveian di beberapa titik lokasi jalan rusak tersebut. Adapun mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pasuruan dipergunakan untuk pembenahan jalan rusak.
Kepala Dinas (Kadis) DPUBM Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasongko, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan DPUBM Kabupaten Pasuruan M. Sidik mengatakan, jika pemeliharaan jalan yang rusak itu sudah direalisasikan tahun 2021 sekarang.
“Kami lakukan survei pada beberapa titik jalan diketahui rusak. Sehingga, direncanakan semuanya pada bulan Mei sampai dengan Juni 2021 untuk dilakukan pembenahan jalan baik yang mengelupas maupun berlubang. Ini permintaan dari masyarakat setempat,” katanya kepada pontas.id di ruang kerjanya, Kamis (22/4/2021).
Untuk kerusakan jalan, diungkapkannya, ranahnya bukan bidang kami. Namun, pada bidang peningkatan jalan dan masuk dalam pekerjaan lelang.
“Jadi, kami hanya melakukan pembenahan jalan yang sifatnya rusak ringan. Tapi, jika kerusakan jalan ringan hanya saja masuk di penunjuk langsung (PL),” ungkapnya.
Menurutnya, untuk peningkatan jalan rusak dibeberapa titik memang harus dilakukan pembenahan. Titik-titik tersebut antara lain Jalan Desa Sungi, Kecamatan Pohjentrek, Jalan menuju akses Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji.
Ditambahkannya, perbaikan tersebut akan dilakukan secepatnya walaupun ada kendala recofusing (penundaan) dampak Covid19.
“Terkendala pemotongan anggaran, kami hanya lakukan survei jalan yang rusak. Untuk tahun 2021 sekarang menggunakan APBD atau melalui Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) semoga bisa terealisasi,” pungkasnya.(*)
Penulis : Dul.
Editor : Fauzi/Agus DC.















