Pemerintah Kucurkan Dana Lurah, Aprindo: Semoga Ada Peningkatan Konsumsi

Ketum DPP Aprindo Roy N Mandey

Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah secara resmi mengucurkan dana keluarahan. Menanggapi hal itu, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berharap dengan adanya dana lurah bisa meningkatkan konsumsi di Indonesia.

“Kita tahu bahwa dana desa tahun lalu Rp 60 triliun, tahun ini Rp 70 triliun. Mudah-mudahan ada Dana Lurah. Itu juga tentunya akan menambah peningkatan konsumsi,” ujar Ketua Umum DPP Aprindo, Roy N Mandey, di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Roy berkata Dana Lurah untuk konsumsi adalah tepat. Sebab, menurut catatan Roy sektor konsumsi memberi sumbangan besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada semester I tahun ini saja sektor konsumsi rumah tangga menyumbang 56,82 persen ke perekonomian.

“Belum ada (sektor) yang bisa berkontribusi sebesar itu,” tegas Roy.

Dana Lurah itu menurut Roy akan berbeda dari Dana Desa. Jika selama ini Dana Desa fokus kepada pembangunan desa, maka Dana Lurah adalah untuk membangun produktivitas ekonomi yang konsisten.

Idenya adalah usai beres memakai Dana Desa, maka warga bisa memakai Dana Lurah untuk lanjut mengajar kewirausahaan (entrepreneurship) ke penduduk sehingga mereka produktif dan meningkatkan konsumsi.

“Indonesia ini unik ada kepala desa tapi ada lurah. Desanya sudah diberikan untuk peningkatan productivity atau juga pembangunan desa, tapi lurahnya kita harap juga dapat diberikan sehingga fokusnya Dana Lurah ini untuk entrepreneurship masyarakat desa,” ujar Roy.

Lewat kegiatan entrepreneurship itulah Roy yakin konsumsi masyarakat bisa meningkat. Sebab, ia menyebut konsumsi mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Karena konsumsi itulah pendukung ekonomi kita,” tegasnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Risman Septian

Previous articleHarga Tiket Pesawat Turun, Traveloka: Bisa Bawa Peningkatan Traffic
Next articleYLKI Sarankan RUU Perlindungan Data Pribadi Diprioritaskan