Jakarta, PONTAS.ID – Wacana pergantian nama Jalan Buncit raya akan diubah, namun sosialisasi perubahan nama jalan Warung Buncit Raya yang direncanakan hari ini, resmi dihentikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Anies beralasan, karena belum adanya persetujuan resmi. Selain itu, hal ini harus melalui prosedur yang berlaku. Menurut Anies, mengganti nama jalan akan jauh lebih baik jika turut melibatkan masyarakat. Selanjutnya, ia akan mengubah keputusan gubernur terkait hal itu.
“Belum ada persetujuan. Seperti saya bilang kemarin, bahwa yang namanya pergantian nama itu ada keputusan gubernurnya. Jadi, ikuti proses itu. Dan tidak bisa sekonyong-konyong, ngga bisa. Saya ingin mengubah kepgubnya. Kalau yang dulu, keputusan itu dikerjakan oleh internal pemerintah provinsi. Saya ingin mengubah, agar proses penentuan nama melibatkan masyarakat. Komponennya ada sejarawan, ada budayawan, ada ahli tata kota. Karenanya kita harus ubah. Nah, proses yang sekarang ada, saya akan hentikan. Dan saya akan ubah dulu kepgubnya,” kata anies selaku Gubernur DKI Jakarta, Jakarta, Kamis, (1/2/18).
Sebelumnya Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi membenarkan perihal perubahan nama Jalan Warung Buncit Raya mulai perempatan Mampang hingga Jalan TB Simatupang menjadi Jalan Jenderal AH Nasution.
“Iya itu dari ikatan keluarga nasution mengusulkan supaya Jalan Buncit Raya diberikan nama Jendral Purn Nasution. Ini cuma mengkaji aja, keputusan ada di Provinsi,” kata Tri, Senin (29/1/18).
Nantinya Jalan Buncit Raya diganti dengan Jalan Jend AH Nasution. “Iya mulai dari jalan depan itu yg halte underpass lagi dibangun sampe ke sana diujung. Kuningan lah sampe kuningan ke selatan sana di TB Simatupang,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Tri mengaku Gubernur DKI Jakarta telah menyepakati usulan tersebut. “Kan ada suratnya dari PP Ikanas dewan pimpinan keluarga Nasution mohon minta supaya Wali Kota mengkaji. Pak Anies juga sudah disurati terkait hal itu,” ungkapnya.
Menurut Tri, usulan tersebut sudah dilaji dan disidangkan di tingkat provinsi. “Iya sidang provinis. Persis kuningan gatsu ke arah selatan sampe ke Ragunan. (Kementan) Iya itu. Yah. Itu sepanjang berapa kilo saya gatau belum diukur soalnya,” pungkasnya.
















