Ketua MPR Minta Masyarakat Pertimbangkan Mudik Lebaran

Ilustrasi Kapal Feri di Pelabuhan Merak Angkut Pemudik Mengarah ke Sumatera

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua MPR, Bambang Soesatyo mengimbau agar masyarakat dapat mempertimbangkan kembali rencana mudik lebaran tahun 2020 dengan melakukan silaturahmi dan komunikasi jarak jauh untuk sementara waktu, demi meminimalisasi penularan virus corona.

Namun jika terpaksa tetap harus melakukan perjalanan mudik, maka masyarakat harus memastikan kesehatan diri terlebih dahulu dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, guna memastikan diri tidak terinfeksi virus sehingga tidak menularkan kepada orang lain.

Hal ini dikatakan pria akrab dispaa Bamsoet sehubungan dengan kesiapan masyarakat dalam hadapi ibadah puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 di tengah mewabahnya virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Disisi lain, Bamsoet juga mendorong pemerintah untuk dapat menyusun rencana cadangan bagi masyarakat dalam menghadapi musim mudik, seperti dengan mengatur jadwal keberangkatan dan penambahan moda angkutan lebaran agar tidak terjadi penumpukan orang dan kondisi berdesak-desakan, mengingat masa darurat bencana corona statusnya telah diperpanjang dari 29 Februari hingga 29 Mei 2020.

“Mendorong Pemerintah memastikan tidak ada kegiatan mudik bersama dan mempertimbangkan untuk mengurangi jadwal angkutan mudik, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat terhadap persoalan mudik yang ditiadakan tersebut, agar seluruh elemen masyarakat dapat memahami dan memiliki kesamaan persepsi terkait hal tersebut,” katanya dalam keterangan pers, Jumat (20/3/2020).

Disamping itu juga, Bamsoet kembali mendorong pemerintah untuk mempersiapkan tenaga medis dan paramedis di setiap area yang sudah dan masih dalam pemantauan, mengingat masih adanya potensi masyarakat yang melakukan mudik.

Mengimbau masyarakat, terutama yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), agar memiliki kesadaran diri untuk mengisolasi diri atau melakukan social distance sementara waktu dan tidak menghadiri kegiatan yang ramai orang selama Ramadan maupun Lebaran.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleAntisipasi Corona, Pelunasan Biaya Haji Bisa Gunakan Mobile Bangking
Next articleDPR: Jokowi Harus Kejar Penerimaan Pajak 2020