Jakarta, PONTAS.ID – Banyak dari berbagai kalangan menilai pesimis dengan Jokowi menunjuk Nadiem Makarim sebagai Mendikbud menggantikan Muhadjir Effendy akan membuat dunia pendidikan tanah air tidak akan maju dan berkembang.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi X DPR RI, Firman Soebagyo meminta semua pihak untuk dapat memberikan kesempatan kepada Mantan CEO Gojek, Nadiem Makarim agar dapat menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) baru pasca ditunjuk oleh Jokowi.
“Kita belum tahun track record dari Mendikbud baru yang masih berusia sangat muda dan kemudian track recordnya didunia pendidikan seperti apa sehingga coba nanti kita kasih kesempatan apa konsep dia pada waktu rapat dengan kita di Komisi X,” kata Firman di Jakarta, Rabu (30/10/2019).
Meski sosok dari Nadiem Makarim berlatar belakang adalah seorang pengusaha bergerak di bidang IT, Menurut Firman, dirinya ingin lebih jauh mengenal sosoknya yang sudah dikenal lebih dulu oleh masyarakat melalui aplikasinya dan kehebatannya di dunia IT. Karena berbicara soal dunia pendidikan tidak hanya IT tapi ada soal sosial dan budaya kesemuanya itu akhirnya bisa membentuk karakter seseorang.
“Tentunya bicara pendidikan bukan hanya IT tapi yang lainnya. Dan ini tantangan bagi seorang Nadiem untuk bisa membuktikan khususnya didunia pendidikan. Apalagi dengan adanya era industrialisasi 4.0 kita akan liat akan seperti apa dunia pendidikan dibawah kendalinya. Karena Presiden sendiri sudah menekankan kepada semua menteri bahwa tidak ada visi misi menteri yang hanya ada adalah visi misi Presiden, makanya akan kita liat dan tunggu akan seperti apa dunia pendidikan kedepan,” terang politikus Golkar ini.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim masih enggan bicara banyak mengenai program kerjanya.
Nadiem Makarim hanya memberikan pernyataan mengenai kegiatannya bertemu dengan para guru.
Nadiem mengaku begitu bersemangat bertemu dengan para guru yang berasal dari sejumlah daerah di Tanah Air. Ia mengaku mendapatkan energi positif yang berlebih begitu bertemu para guru.
“Jadi walaupun baru hari ketiga, saya di kerjaan ini, tapi setiap kali interaksi sama guru semangat saya semakin tinggi,” kata Nadiem.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan alasannya menempatkan pendiri Gojek, Nadiem Makarim, sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Jokowi mengaku yakin sosok Nadiem yang paham soal teknologi mampu membuat terobosan dalam mengelola manajemen sekolah, pelajar, dan guru.
“Beliau sudah bercerita pada saya apa yang akan dikerjakan. Sehingga kita harapkan lompatan kualitas SDM kita nanti betul-betul bisa terjadi. Ada peluang besar ada terobosan untuk melakukan itu,” kata Jokowi dalam dialog bersama awak media di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Stevany



























