MMD 106 Satuan Kodim 0204/DS Bangun Jembatan dan Rumah Tahan Gempa di Sipispis

Jembatan selebar 4 m X 50 m baru dibangun dan latar belakang jalan baru dibuat

Sergai, PONTAS. ID – Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, membuka kegiatan  TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di lapangan bola kaki Perkebunan PTPN 3 Gunung Pamela kec. Sipispis, Rabu (2/10/2019).

Hadir dalam upacara tersebut,Danrem 022/PT Kolonel Inf Raden Wahyu Sugiarto, Kasatgas TMMD 106 yang juga Dandim 0204/DS,Letkol Inf Syamsul Arifin,Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Bachtiar. S, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, Dandim 0207/Siml Letkol Inf Frans K. Panjaitan, Dandim 0208/AS Letkol Inf S. M. Beruh dan Dan Denpom P. Siantar Letkol CPM M. Choirun dan Perwira Menengah lainnya.

Letkol Inf Syamsul Arifin, selaku Kasatgas TMMD 106 dalam laporannya kepada Wabup Sergai, H. Darma Wijaya, menjelaskan, sasaran fisik yakni membuka jalan yang berbukit sepanjang 1 KM, pembuatan jembatan melintasi Sungai Bah Bolon yang curam sepanjang 50 m X 3m dan rehab rumah tahan gempa 2 unit. Sedangkan, kegiatan fisik meliputi penyuluhan bela negara, pelayanan kesehatan, pertanian, narkoba, perikanan/peternakan,bahaya terorisme dan radikalisme dan lainnya.

Personil TMMD -106 ini terdiri dari TNI sebanyak 125 personil, Polri 10 personil, Pemkab Sergai 15 personil dan masyarakat 50 orang setiap hari. Sumber dana berasal dari APBD sergai TA 2019,Anggaran Desa Sipispis dan Mabes TNI, jelas Letkol Inf Syamsul Arifin.

Danrem 022/PT, Kolonel Inf Raden Wahyu Sugiarto ,didampingi Wabup, H. Darma Wijaya, dan Kasatgas TMMD-106 dan Kajari Sergai, Jabal Nur ,serta Kajari Tebing Tinggi, M. Novel, kepada wartawan mengatakan, TMMD adalah implementasi dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jika kita flashback kenapa TMMD sudah mencapai angka 106? Adapun TMMD dilaksanakan setahun 2 kali dimulai tahun 1980 dimasa Panglima TNI dijabat Jenderal M. Yusuf ketika itu namanya AMD (ABRI Masuk Desa)  dan tahun 1998 diubah menjadi TMMD. Sasaran fisik TMMD 106 Satuan Kodim 0204/DS adalah sasaran fisik dan non fisik, di Desa Masango, desa Dampang Buah dan Sipispis Kampung di kecamatan Sipispis,” tutur Kolonel Inf Raden Wahyu.

Terpisah, Masriani br Damanik (42), seorang Ibu Rumah Tangga warga Desa Sipispis Kampung, ketika melintasi jembatan gantung yang membelah Sungai Bahbolon saat diajak berbincang memgatakan, “sejak adanya jembatan gantung ini, kami yang berdomisili di Sipispis Kampung sangat terbantu, sekalipun hanya mampu dilintasi sepeda motor atau beban sekitar 200 kg. Paling tidak, kami bisa memangkas jalan sepanjang  8 -10 Km dimana selama ini harus melalui Desa Pekan Sipispis kalau mau ke Gunung Pamela (memutar) . Apalagi jika nanti jembatan yang dibangun Bapak dari TNI selesai dibangun, jelas untuk mobil roda empat dengan beban dibawah 1 ton dapat melalui jembatan ini. Kami mengucapkan syukur dan terima kasih kepada TNI dan Pemkab Sergai,” ucapnya sembari pamit mau pulang ke desanya.

Penulis: Andy Ebiet

Penulis: Riana

Previous articlePenjualan Rokok Bakal Turun 30 Persen Jika Tarif Cukai Naik
Next articleHadiri Grand Final Pemilihan Putra/Putri Pariwisata, Ini Pesan Wawalkot Tebing Tinggi