Belajar dari Blackout, DPR Siap Usulkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Kurtubi

Jakarta, PONTAS.ID – DPR siap mengusulkan pembangkit listrik tenaga nuklir ke pemerintah untuk masuk ke dalam Rencana Umum Kelistrikan Nasional (RUKN).

Menurut anggota Komisi VII DPR Kurtubi, usulan itu sebagai bahan pelajaran atas peristiwa pemadaman listrik (Blackout) yang terjadi hingga puluhan jam di wilayah Jabodetabek.

“Jadi banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kejadian yang amay sangat pahit pemadaman ini. Saya termasuk mohon maaf pendukung pembangkit listrik tenaga nuklir karena jawaban dari industrialisasi,” kata Kurtubi di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Kurtubi menyebutkan, tenaga nuklir akan menghasilkan listrik yang bersih. “Karena hanya menghasilkan CO2 sedikit begitu juga dengan debu,” tuturnya.

Politisi Partai NasDem itu menambahkan, sekarang teknologi untuk nuklir sudah sangat aman dan bisa bersaing dengan batubara.

“Pada saatnya kami mendorong pemerintah untuk memulai pembangunan pembangkit litrik tenaga nuklir untuk mendukung industrialisasi di tanah air,” jelasnya.

Prosesnya kata Kurtubi, sambil menciptakan sistem yang baik untuk PLN agar dapat bisa memiliki cadangan pembangkit yang langsung nyala.

“Begitu sistem (pembangkit utama) mati maka langsung on mestinya ada seperti itu kedepannya,” tuturnya.

Karena kata Kurtubi, kebutuhan listrik terutama untuk transportasi akan meningkat. Seiring perkembangan zaman.

“Seperti transportasi massal berbentuk MRT, LRT, bahkan bus-bus umum sebentar lagi sudah pakai  kendaraan listrik pribadi dan ini arah yang bagus untuk anak cucu kita,”tandasnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Hendrik JS

Previous articleLewat E-Commerce, Bayar Biaya KUA Sampai Perpanjang SIM Bisa
Next articleTingkatkan Kualitas Layanan, Disdukcapil Asahan Gelar FKP