Open House Assuryaniyah Jadi Magnet Silaturahmi, Warisan Dakwah Tetap Menyala di Syawal

JAKARTA, PONTAS. ID– Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah, Majlis Ta’lim Assuryaniyah kembali menggelar kegiatan Open House sebagai ajang silaturahmi sekaligus melanjutkan warisan dakwah Almarhumah Ustadzah Dr. HS. Suryani Thaher dan Almarhum Ustadz Drs. MH. Syathiry Ahmad.

Kegiatan ini berlangsung mulai 25 Maret 2026 hingga akhir Maret, bertempat di Boutique Aeseera, Jalan Raya Penggilingan, Jakarta Timur, setiap hari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Tahun ini menjadi tahun ke-11 sejak wafatnya almarhumah dan tahun ke-10 kegiatan tersebut dilanjutkan secara konsisten oleh keluarga, khususnya putrinya, Shofwatunnida Syathiry, M.Ag.

Sejak 1968, almarhumah dikenal aktif berdakwah dengan membina berbagai majelis taklim di wilayah Jabodetabek. Tradisi Open House yang digelar setiap 5 hingga 10 Syawal pun menjadi agenda rutin untuk menyambung silaturahmi dengan para jamaah dari berbagai daerah.

“Ini adalah bentuk penghormatan kami kepada orang tua sekaligus upaya menjaga agar perjuangan dakwah mereka tidak terputus,” ujar Shofwatunnida Syathiry saat membuka kegiatan.

Para jamaah yang hadir datang dari berbagai wilayah seperti Pondok Gede, Jelambar, Condet, Cibubur, hingga Depok. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya ikatan batin yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Selain sebagai ajang halal bihalal, kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat ibadah pasca Ramadan. Shofwatunnida mengajak para jamaah untuk tetap istiqomah dalam beribadah.

“Jangan hanya menjadi hamba Ramadan, tetapi jadilah hamba Allah yang terus meningkatkan kualitas ibadah, terutama di bulan Syawal,” tegasnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental. Para jamaah saling bermaafan serta mengenang perjalanan dakwah bersama almarhumah.

Melalui kegiatan ini, Majlis Ta’lim Assuryaniyah berharap nilai-nilai dakwah, silaturahmi, dan kebersamaan dapat terus terjaga serta memberikan manfaat bagi umat di masa mendatang.

Previous articleOpsi Pembelajaran Daring Harus Dipersiapkan secara Matang
Next articleMPR Dorong Peningkatan Literasi Hadapi Tantangan Kehidupan Berbangsa