Jakarta, PONTAS.id – Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Administrasi Jakarta Utara bersama Suku Dinas Kebudayaan memfasilitasi mediasi terkait video viral yang menyebut seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mabuk obat terlarang hingga masuk ke rumah warga.
Dalam proses klarifikasi yang dilakukan, dipastikan bahwa ASN berinisial NS tidak melakukan perbuatan negatif seperti yang beredar dalam video tersebut. Saat kejadian, yang bersangkutan diketahui sedang dalam kondisi kurang sehat dan tengah menjalani perawatan medis rawat jalan.
Kepala Suku Dinas Kominfotik Jakarta Utara, R. Fauzy, mengatakan mediasi dilakukan untuk meluruskan informasi yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat. Pertemuan juga mempertemukan pihak keluarga NS dengan pengelola akun yang menyebarkan video tersebut.
“Melalui mediasi ini kedua pihak telah bertemu, melakukan klarifikasi, dan sepakat menyelesaikan persoalan secara damai,” ujar Fauzy, Jumat (13/3/2026)
Ia menegaskan pentingnya verifikasi informasi sebelum mempublikasikan konten di media sosial agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merugikan pihak lain.
Sementara itu, pengamat media dari Homeless Media, Jhon Vinarko, mengimbau para pengelola akun media sosial untuk lebih berhati-hati dalam mengunggah konten.
Menurutnya, konten yang dipublikasikan seharusnya melalui proses verifikasi yang jelas dan tidak semata-mata mengejar trafik maupun viralitas.
Melalui mediasi yang difasilitasi pemerintah kota tersebut, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang
Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Fajar Virgiawan Cahya
















