Blunder Masalah Sampah, Walkot Jakbar: Jika Ada TPS Malah Jadi Bau

Jakarta, PONTAS. ID – Warga RT 01 RW 03 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat melalui Ketua Rukun Tetangga (RT), Endang meminta kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat untuk disediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di lingkungannya.

Menyikapi permintaan tersebut, Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko mengatakan bahwa pengadaan lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di lingkungan tidak mudah. Selain penyediaan lahan, terkadang keberadaannya justru menimbulkan masalah baru.

“Tadi minta dibuatkan TPS atau kontainer. Kalau TPS memerlukan lahan kemudian dibangun. Bila sudah ada TPS, terkadang lingkungan menjadi bau. Apalagi bila terlambat mengangkut sampah,” ujar Yani dalam keterangan resminya yang dikutip PONTAS.id, Senin (1/11/21) 

Menurut Yani, menggunakan bak kontainer, sama saja, karena Perlu lahan juga serta dampak yang ditimbulkan, Meski begitu, Pemkot Jakarta Barat akan mengkoordinasikan dengan Sudis Lingkungan Hidup Jakarta Barat untuk membahas usulan warga tersebut.

Lebih lanjut, Yani menyampaikan Sebagai alternatif solusi, Walikota Jakarta Barat mengusulkan untuk memperbanyak pengadaan gerobak sampah. “Biasanya ada petugas kebersihan RT yang mengangkuti sampah setiap hari. Tapi, kalau cuma punya satu gerobak belum cukup. Butuh sejumlah gerobak sampah untuk mengangkuti sampah warga lainnya,” katanya.

Selain itu, Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta Dasa wisma meminta untuk adanya sarana dan prasarana Posyandu kepada Pemkot Jakarta Barat.

“Iya Dari PKK juga minta sarana dan prasarana Posyandu, seperti alat pengukur tinggi badan dan timbangan serta keberadaan PAUD Negeri. Sementara dasa wisma minta alat komunikasi (Handphone), dan Kami terima masukan warga untuk selanjutnya dibahas bersama instansi terkait,” Imbuhnya.

Walikota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko menghimbau agar warga selalu untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meski kasus covid di Jakarta Barat, melandai. “Alhamdulillah, sejak ditemukan suspect pertama kali pada Maret 2020, berkat upaya kita bersama, saat ini kasus covid-19 di Jakarta Barat sudah melandai,” tandasnya.

 

Penulis : Deddy Muttaqin

Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleKepergok Curi Rokok, 2 Remaja Nekat Habisi Nyawa Pemilik Warung
Next articleTunjuk DPD Nasdem Sergai, Surya Paloh Pilih Joni Walker Manik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here