Barantan Sumbawa Berhasil Gagalkan 25 Sapi Selundupan

Foto : ilustrasi sapi

Jakarta, PONTAS.ID – Tim gabungan yang terdiri dari Karantina Pertanian Sumbawa dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 25 ekor sapi betina produktif, Rabu (10/02/21). Rencananya sapi jenis ras Bali tersebut akan dilalulintaskan ke Lombok, melalui Pelabuhan Ferry Pototano.

Truk sebagai barang bukti diamankan di Markas Polres Sumbawa Barat. Sementara sapi berada di instalansi karantina hewan (IKH) Karantina Pertanian Sumbawa. Menurut Erin, Dokter Hewan Karantina Sumbawa, modus yang digunakan adalah dengan menutupi bak belakang truk dengan terpal, sehingga tidak terlihat oleh petugas.

“Kejelian petugas, pengiriman sapi betina produktif dapat dicegah. Sapi betina produktif tidak boleh dipotong ataupun dilalulintaskan keluar daerah, karena dikhawatirkan dapat mengurangi populasi sapi di wilayah Sumbawa sebagai gudang ternak. Hal ini berdasarkan Undang-Undang No. 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Pergub NTB No. 4 Tahun 2020 Tentang Tata Niaga Ternak,” tuturnya dalam keterangan resmi yang dikutip PONTAS.id, Sabtu (13/2/2021)

Pada hari yang sama petugas Karantina Sumbawa Wilker Pelabuhan Ferry Pototano berhasil menggagalkan penyelundupan telur ayam konsumsi yang masuk dari Karang Asem, Bali. Telur sebanyak 72.000 butir dimuat dalam sebuah truk.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan layak konsumsi, telur tersebut dilakukan penolakan ke daerah asal. Pejabat karantina melakukan pengawalan sampai alat angkut, untuk memastikan truk tersebut kembali ke daerah asal.

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here