DPR Apresiasi Kebijakan Visa Jangka Panjang oleh Kemenparekraf

Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengapresiasi wacana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) yang mengusulkan kebijakan visa jangka panjang (long term stay) atau second home bagi wisatawan asing dengan ketentuan deposit sampai Rp2 miliar.

“Upaya ini bertujuan untuk memajukan sektor pariwisata dan meningkatkan kualitas pariwisata Indonesia. Namun harus tetap melakukan kajian secara mendalam dampak positif dan dampak negatif dari kebijakan tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, baik secara yuridis maupun sosiologis, terutama yang tinggal di sekitar kawasan pariwisata,” katanya dalam siaran pers, Jumat (12/2/2021).

Politisi Golkar itu mengharapkan Menparekraf dapat melakukan koordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) terkait kebijakan visa long term stay, dan meminta Kemenkum HAM untuk melakukan peningkatan layanan e-visa yang dapat menarik minat wisatawan asing datang ke Indonesia.

“Menparekraf harus melalukan komunikasi dan kordinasi terlebih dahulu terhadap wacana tersebut, agar dapat berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Azis mendorong Lembaga Pengelola Investasi (LPI) untuk mengkaji potensi investasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang bisa dilakukan wisatawan asing, khususnya bagi kalangan pebisnis dengan adanya kebijakan tersebut.

“Hal ini menjadi potensi bagi LPI dan harus dapat dilihat serta dilakukan kajian,” tandasnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Riana

Previous articleHNW: Aneh, Prof Din Dilaporkan dengan Tuduhan Radikalisme
Next articleElnusa dan Schlumberger Lanjutkan Kerja Sama Jasa Hulu Migas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here