Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Ruas jalan protokol trans kalimantan di Desa Tambak Anyar Ilir Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar, terendam banjir dengan arus deras hingga mengakibatkan kemacetan kendaraan lebih dari lima kilometer.
Salah satu warga setempat, Rahman mengatakan ruas jalan sudah dua hari terendam banjir dengan arus deras hingga sulit dilintasi kendaraan.
“Sebelumnya lebih tinggi dan lebih deras arusnya. Tapi sempat surut dan sejak kemarin (Jumat) tinggi lagi,” kata dia di ruas jalan terendam banjir Desa Tambak Anyar Ilir Kecamatan Martapura Timur, Sabtu (16/1/2021).
Ditambah kan dia, petugas kepolisian dibantu puluhan warga sekitar membantu kendaraan roda dua yang melintas agar tidak terbawa arus deras air banjir.
“Sempat ada kendaraan roda dua melintas diarus banjir yang deras dan nyaris terbawa arus. Syukur masih bisa diselamatkan,” ucap dia.
Petugas kepolisian dan warga juga terpaksa mengatur sistem buka tutup jalan satu arah secara bergantian. “Kalau tidak bergantian akan bahaya, jadi terpaksa diatur buka tutup,” sambung dia.
Banjir tinggi selain merendam beberapa ruas jalan protokol juga merendam rumah warga di sembilan kecamatan.
Tingginya banjir hingga batas dada orang dewasa mengakibatkan puluhan ribu jiwa di 9 kecamatan terpaksa mengungsi.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menetapkan status darurat bencana terhadap banjir di Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Balangan, dan Kota Banjarbaru menyusul ketinggian banjir terus naik dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Lebih lagi, Presiden RI, Joko Widodo dalam siaran pers nya di Jakarta memastikan akan mengirimkan bantuan personil dan sarana penyelematan untuk mengevakuasi warga korban banjir yang masih terjebak di rumah-rumah.
Penulis: M. Apriani
Editor: Pahala Simanjuntak



























