Pemprov DKI Tutup 23 Perusahaan selama 4 Hari PSBB Ketat

Andri Yansyah
Andri Yansyah

Jakarta, PONTAS.ID – Pemprov DKI Jakarta menutup sementara 23 perusahaan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat. Dari jumlah tersebut, ada perusahaan yang ditutup karena karyawannya terpapar COVID-19 dan melanggar protokol kesehatan.

“Monitoring dan pemeriksaan kepatuhan PSBB, 237 perusahaan yang disidak, 23 penutupan sementara,” ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah melalui keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2020).

Andri menjelaskan, dari 23 perusahaan yang ditutup itu, 14 di antaranya karena ada karyawan yang terpapar virus Corona. 14 perusahaan itu 6 berada di Jakarta Barat, 1 Jakarta Timur, 3 di Jakarta Selatan, 3 di Jakarta Utara dan 1 di Jakarta Pusat.

“Perusahaan yang ditutup karena COVID-19 (ada) 6 perusahaan,” katanya.

Sementara, 9 perusahaan lainnya ditutup karena melanggar protokol kesehatan. Ada 4 perusahaan yang melanggar di Jakarta Pusat, 3 perusahaan di Jakarta Barat dan 2 perusahaan di Jakarta Selatan.

“Perusahaan yang ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 (ada) 9 perusahaan,” ucap Andri.

Data tersebut merupakan akumulasi selama empat hari sejak hari pertama PSBB ketat yakni, Senin (14/9/2020) sampai Kamis (17/9/2020) kemarin.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Stevany

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here