Pedagang Membandel, Pasar Duta Mas Rawan Covid-19

Jakarta, PONTAS.ID – Hari pertama perpanjangan Pembatasan Sosial Berksala Besar (PSBB) Transisi Fase V, Pengelola Pasar Duta Mas, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat terkesan mengabaikan Protokol Covid-19.

Ironisnya, lokasi pasar yang berada di Jl. Komplek Perumahan Duta Mas ini berdekatan dengan Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan.

Pantauan PONTAS.id, pada Jumat (28/8/20) di areal Pasar Duta Mas masih terlihat pedagang dan pengunjung pasar yang tidak mengenakan masker.

Bahkan, setiap pedagang maupun pengunjung yang masuk areal pasar tidak diperiksa suhu tubuhnya, sehingga meningkatkan risiko penyebaran virus berbahaya itu.

“Petugas yang melakukan pengukur suhu badan hanya satu orang, sementara akses masuk ke areal pasar ada dua puluh sisi,” ungkap Kepala Pasar Duta Mas, Siswo Husodo saat ditemui PONTAS.id di Pasar Duta Mas, Jumat (28/8/2020).

Pihaknya lanjut Siswo sebelumnya telah memnerapkan aturan satu pintu masuk dengan membuat blokade di setiap pintu masuk.

“Tapi pedagang membuka blokade yang sudah kami buat. Meski demikain kami juga membagikan masker bagi pedagang dan pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker,” kata Siswo.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali memperpanjang PSBB Transisi selama 14 hari mulai hari ini hingga 10 September mendatang. Ini merupakan PSBB Transisi ke-5 yang tujuannya untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Dalam perpanjangan ini, Anies kembali menekankan pentingnya menjalankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, serta menjaga jarak.

Penulis: Deddy Muttaqin
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleDongkrak Prestasi, Bupati Musirawas Bantu Alat Olah Raga
Next articleSepekan, Kasus Covid-19 di Sergai Bertambah Delapan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here