Indofarma Bakal Produksi Alat Rapid Test Sendiri

Alat Rapid Test Corona
Alat Rapid Test Corona

Jakarta, PONTAS.ID – PT Indofarma Tbk (INAF) akan memproduksi sendiri alat rapid test diagnostics Covid-19. Direktur Utama Indofarma, Arief Pramuhanto mengatakan, pihaknya akan meluncurkan produk rapid test tahun ini.

“Insya Allah akhir Agustus atau awal September 2020 sudah mulai produksi dengan kapasitas produksi dua shift sekitar 300.000 pcs per bulannya,” kata Arief, Selasa (28/7/2020).

Hingga saat ini Arief mengakui Indofarma masih mengimpor rapid test. Sebelumnya, INAF bekerjasama dengan produsen asal Cina dan korea untuk mendatangkan rapid test dan PCR.

Arief menyebutkan, nantinya pihaknya akan memproduksi sendiri alat rapid test sehingga tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) alat tersebut akan tinggi.

Selain memproduksi rapid test, INAF juga berencana memproduksi salah satu bahan baku kain untuk masker yakni melt blown fabric yang saat ini 95 persen masih diimpor.

“Jadi masker 3ply yang selama ini digunakan, bagian tengahnya yakni kain melt blown masih diimpor. Maka dari itu kami akan membuat pabrik melt blown untuk memasok pabrik masker yang di Indonesia,” kata Arief.

Di sisi lain, Arief mengatakan dengan upaya tersebut INAF bisa mendukung kemandirian farmasi dengan mengurangi ketergantungan impor.

Asal tahu saja, saat ini Indofarma sudah memproduksi 4 juta pcs masker medis perbulan dan akan ditingkatkan menjadi 10 juta pcs perbulan di awal September dan Oktober 2020. Hal ini dilakukan agar Indofarma bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia

Penulis: Luki Herdian

Editor: Hendrik JS

Previous articleDiancam Didemo, Menaker: Pembahasan RUU Cipta Kerja Berlanjut
Next article19 Bandara AP II Gunakan Protokol Kesehatan Standar Global