Gawat! Pergub Anies Tak Berlaku di Pemkot Jaksel

Jakarta, PONTAS.ID – Kawasan perkantoran Wali Kota Administratif Jakarta Selatan tidak tertib menerapkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai Covid-19.

Padahal, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan telah meneken Pergub Nomo 33/2020 tentang pelaksaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di seluruh wilayah Ibu Kota tanpa terkecuali.

Pantauan PONTAS.id pada Rabu (20/5/2020), mulai dari perkiran sepeda motor sampai saat memasuki areal pintu masuk Kantor Wali Kota Jakarta Selatan tidak ada petugas yang memeriksa suhu tubuh pegawai maupun tamu.

Demikian halnya saat berada di depan Gedung C, meski disediakan tempat cuci tangan namun tidak disediakan sabun pencuci serta airnya tidak keluar dari keran. Parahnya lagi, tidak terlihat cairan pembersih tangan (hand sanitizer) di areal perkantoran.

Namun hingga berita ini dipublikasikan, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 Jakarta Selatan, Isnawa Adji yang juga merupakan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan belum merespon pertanyaan PONTAS.id.

Sebagai informasi, dikutip dari laman corona.jakarta.go.id hingga Rabu 20 Mei 2020 di DKI Jakarta kasus Positif Covid-19 mencapai 6.150 kasus dan 493 orang dinyatakan meninggal.

Sehari sebelumnya, pada Selasa 19 Mei 2020, dinyatakan prositif Covid-19 sebanyak 6.053 kasus dan 487 dinyatakan meninggal dunia.

Penulis: Yos Casa Nova F/Edi Prayitno
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here