Cegah Covid-19 saat PSBB di Jakarta Utara, Tiga Pasar Ini Cuek

Jakarta, PONTAS.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota. Langkah ini ditempuh Gubernur demi memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

Praktiknya, berdasarkan pantauan PONTAS.id pada Kamis (14/5/2020) di tiga pasar yang ada Jakarta Utara tidak tertib menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ketiga pasar di bawah naungan Perumda Pasar Jaya tersebut masing-masing: Pasar Pelita (Jl. Raya Sungai Bambu, Kel.Sungai Bambu Tanjung Priok); Pasar Kelapa Gading (Jl. Askes Kel. Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading); serta Pasar Mandiri Kelapa Gading (Jl. Kelapa Gading, Kec. Kelapa Gading).

Di Pasar Kelapa Gading, pengelola menyiapkan tempat mencuci tangan (hand wash) namun suhu tubuh pengunjung yang masuk ke areal pasar tidak diperiksa menggunakan thermal gun (pengukur suhu elektronik).

Sehingga, pengunjung maupun pedagang yang suhu tubuhnya tinggi dan terpapar Covid-19 berpotensi menularkan Covid-19 kepada setiap orang yang berada di areal pasar.

Di pasar Kelapa Gading, baik pedagang maupun pengunjung terlihat bebas meski tidak mengenakan masker. Selain itu, yang bukan pedagang sembako maupun sayur mayur juga terlihat bebas berjualan tanpa gangguan.

Hal yang sama juga ditemukan di Pasar Mandiri Kelapa Gading, meski pedagang non sembako dan sayur mayur hanya tiga toko yang beroperasi, namun baik Pasar Mandiri Kelapa Gading maupun Pasar Kelapa Gading, jam operasional pedagang masih longgar yakni mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, meski tidak tertib menerapkan protokol Covid-19, pengelola Pasar Pelita telah menyediakan tempat cuci tangan bagi pengunjung yang masuk ke areal pasar, namun suhu tubuh pedagang dan pengunjung tidak diperiksa di pintu masuk.

Hingga berita ini dipublikasikan Kepala Pasar dari tiga pasar tersebut belum memberikan tanggapan karena sedang berada di luar kantor. PONTAS.id terus berupaya menemui tiga Kepala Pasar tersebut untuk memberikan tanggapan.

Penulis: M. Abdi Nurroin/Edi Prayitno
Editor: Idul HM

Previous articleDidampingi M Sanusi, Gubernur Jatim Tinjau Kesiapan PSBB Pemkab Malang
Next articlePSBB, Pasar Sungai Bambu Terapkan Protokol Covid-19 sejak Awal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here