Jakarta, PONTAS.ID – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menuturkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Hasang berkapasitas 3×13 megawatt (MW) yang berlokasi di Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Sumatra Utara telah mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) setelah melalui tahap pengujian.
Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN, Sripeni Inten Cahyani, mengungkapkan, pihaknya berkomitmen terus mendorong pemanfaatan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT).
“PLTA Hasang sudah mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO), artinya pembangkit ini sudah lulus pengujian dan bisa beroperasi secara penuh,” terang Sripeni, dalam keterangan resmi, Selasa (4/2/2020).
Sripeni menambahkan, PLTA Hasang memanfaatkan aliran air sungai Aek Kualu yang bermuara ke Danau Toba untuk menghasilkan listrik.
Adapun, pasokan listrik dari PLTA Hasang akan memperkuat sistem kelistrikan Sumatra, khususnya untuk wilayah Toba Samosir yang saat ini sedang dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatra Utara.
“Toba ini kan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatra Utara, listriknya tentu harus andal. Apalagi ini dari EBT, tentu baik untuk destinasi wisata,” tutur Sripeni.
Sekedar informasi, sepanjang tahun 2019, PLN menambah pasokan listrik dari pembangkit berbasis EBT sebesar 479,25 MW.
Penulis: Ririe
Editor: Riana




























