Blunder Proyek Kantor Camat Tanjung Priok, Pejabat DKI Tak Sinkron

Jakarta, PONTAS.ID – Penggiat anti korupsi menyoroti kegiatan pembangunan lanjutan gedung Kantor Camat Tanjung Priok. Pasalnya, pos jaga yang seharusnya dua ternyata hanya dibuat satu.

“Dari data yang kami peroleh, pembangunan pos jaga di Kantor Camat Tanjung Priok tersebutnya seharusnya dua pos,” kata Torang Panggabean kepada PONTAS.id, di komplek Kantor Wali Kota Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Pihaknya kata Torang juga telah menerima surat balasan dari Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Jakarta Utara setelah sebelumnya telah melayangkan surat resmi terkait pos tersebut.

“Di jawaban surat balasan yang itu disebutkan memang hanya dibuat satu pos. Atas permintaan Camat Tanjung Priok,” ujar Torang.

Hal ini dibenarkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Jakarta Utara, Manson Sinaga. “Sesuai permintaan pihak Kecamatan dalam rapat koordinasi, bahwa yang dibangun satu pos jaga dan anggaran untuk pos jaga yang lain dialokasikan untuk pekerjaan CCO (Contract Change Order),” terang Manson.

Namun ketika diminta detil CCO terkait alokasi pekerjaan pengganti satu pos jaga tersebut, Manson enggan memerinci.

Demikian halnya dengan Camat Tanjung Priok, Syamsul Huda, dirinya belum menjawab detil saat dikonfirmasi terkait pembangunan pos jaga tersebut, “Nanti aku konfirmasi ke Bagian Tapem ya,” jawab Syamsul Huda, kepada PONTAS.id, Senin (13/1/2020).

Penulis: Edi Prayitno
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here