Bantah Aniaya Pegawai KPK, Kuasa Hukum: Ada Upaya Kriminalisasi Pejabat Papua

Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe

Jakarta, PONTAS.ID -Penganiayaan terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga dilakukan oleh Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe dibantah oleh pihak kuasa Hukum Pemerintah Provinsi Papua. Hal tersebut dibantah Kuasa Hukum Pemprov Papua Stefanus Roy Rening.  Ia menduga ada upaya melakukan kriminalisasi pejabat Papua.

Pihaknya membantah melakukan penganiayaan terhadap dua pegawai KPK. Provinsi Papua dinilai sudah kooperatif kepada KPK.”Biar gambar yang berbicara, ini gambar yang diambil jam 4 pagi hari Minggu setelah kejadian. Tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik apalagi pipi robek, hidung patah. Jadi kita mengatakan, ada indikasi kuat kriminalisasi pejabat-pejabat Papua,” kata Stefanus di Polda Metro Jaya, Jalan Jedral Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Dia mengatakan isu ini sengaja digiring KPK untuk menutupi kecerobohannya dalam melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

“Saya berharap KPK jangan menggeser isu kegagalan dia melakukan OTT terhadap Gubernur Papua. Pimpinnan KPK harus menjelaskan secara transparan dan terbuka perbuatan OTT yang dilakukan oleh oknum KPK,” kata Stefanus.

Dia mengatakan, sejauh ini Pemprov Papua sudah koorperatif. Sehari sebelum dugaan penganiayaan terhadap oknum KPK terjadi, Gubernur Papua telah mendatangi KPK.

“Hari Jumat Gubernur Papua datang ke kantor KPK untuk koordinasi. Dipanggil menghadap, dalam kaitan komitmen pemberantasaan korupsi bersama seluruh pejabat gubernur. Kenapa pada hari Sabtu mereka melakukan OTT? Dugaan tindak pidana apa yang dia sedang selidiki?” Kata Stefanus.

Dia mengatakan, pemerintah Papua tidak ingin KPK menjadi lembaga yang digunakan oleh oknum untuk memuaskan nafsu berkuasa. Dia berharap KPK terbuka dan profesional.

“Kami mendukung (OTT), tapi kami tidak mau lembaga KPK dipakai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kita berharap KPK betul-betul profesional, dengan statement kemarin ini mencederai perasaan rakyat Papua,” katanya.

Editor: Idul HM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here