PAN Diminta Cari Pengganti Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua DPR

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, ikut mengomentari soal mundur tidaknya Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan dari DPR setelah menjadi tersangka kasus suap.

Menurutnya, hal itu merupakan kewenangan dari fraksi PAN dan Taufik, sebab secara hukum formil seorang anggota dewan baru akan berhenti atau mundur setelah perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

“Kalau mengembalikan ke delik formil yang terjadi adalah tunggu putusan berkekuatan hukum tetap. Ini persoalan dalam UU MD3 karena memang semua UU kita dibuat dengan asas praduga tidak bersalah,” kata Rommy, Kamis (1/11/2018).

Meski secara aturan, seorang anggota DPR tidak diharuskan mundur saat masih berstatus tersangka, namun untuk posisi Taufik sebagai Wakil Ketua DPR, Rommy menyarankan sebaiknya PAN melakukan pergantian.

“Tapi dalam hemat kami sebagai salah satu fraksi di DPR, untuk posisinya sebagai pimpinan dewan, sebaiknya PAN segera lakukan pergantian, tetapi kalau posisinya sebagai anggota DPR tentu dikembalikan ke fraksi,” ujar Romy.

Alasan pergantian tersebut, lanjut Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf ini adalah bertujuan untuk menjaga marwah dewan. Oleh sebab itu, ia berharap PAN dan Taufik mempertimbangkan soal jabatan Wakil Ketua DPR yang diemban.

“Kita kembalikan ke yang bersangkutan. apakah yang bersangkutan merasa kemundurannya itu akan memberikan penjagaan terhadap marwah dewan atau tidak. Karena ini penilaiannya di nurani,” ucap dia.

“Yang memberangkatkan kita atau dapil tapi kita duduk di lembaga yang memang begitu terhormat posisinya dalam nomenklatur kelembagaan negara, sehingga memang dari tinjauan etika hal yang ditimbang seorang pimpinan lebih berat dari pada anggota biasa,” tandas Rommy.

Seperti diberitakan, KPK menetapkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai tersangka dugaan suap. Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

“KPK menetapkan TK ( Taufik Kurniawan) Wakil Ketua DPR periode 2014-2019 sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di kantornya, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Oktober 2018.

Previous articleBlack Box Lion Air Ditemukan 30 Meter di Perairan Karawang
Next articleTak Penuhi Panggilan KPK, Taufik Kurniawan Minta Dijadwal Ulang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here