Lindungi Warga Sergai, Wakil Bupati Minta Saber Pungli Gerak Cepat

Acara sosialisasi Satgas Saber Pungli Provinsi Sumatera Utara di lingkungan Pemkab Sergai, bertempat di aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati Sergai, Senin (22/10/2018)

Serdang Bedagai, PONTAS.ID – Aksi pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dipastikan akan merugikan masyarakat ketika menggunakan haknya mendapatkan pelayanan publik yang merupakan kewajiban dari pemerintah kepada warganya.

Untuk memberantas pungli ini, pemerintahpun telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87/2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli).

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya saat membuka sosialisasi Satgas Saber Pungli Provinsi Sumatera Utara di lingkungan Pemkab Sergai, bertempat di aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (22/10/2018).

“Pemerintah saat ini bergerak cepat memberantas praktek pungutan liar pada pelayanan publik. Karena hal ini sangat penting untuk mendorong pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi (Clean Government),” kata Darma.

Dia mengatakan, karena terbiasa melakukan pungli akhirnya dianggap lumrah dan wajar oleh masyarakat sebagai imbal jasa sebuah pelayanan. Kebiasaan itu dipandang lumrah dilakukan sebagai bagian dari budaya ketimuran.

“Kebiasaan koruptif ini lama-lama akan menjadi bibit-bibit korupsi yang nyata. Kebiasaan berperilaku koruptif yang selama ini dianggap sebagai hal yang wajar dan lumrah ini pada dasarnya adalah tindak pidana korupsi,” kata Darma mengingatkan.

Darma pun mengajak untuk melakukan langkah kongkrit memberantas pungli, mulai dari urusan kependudukan dan catatan sipil, pengurusan sertipikat tanah, urusan kepegawaian, administrasi kantor, bidang pendidikan serta urusan bidang kesehatan.

“Ini bukan soal besar kecilnya, tapi pungli ini telah membuat masyarakat kita kesulitan mendapatkan pelayanan. Pungli juga akan melemahkan daya saing kita dengan daerah lain yang telah tertib. Dengan pemberantasan pungli ini kita harapkan kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat, keadilan dan kepastian hukum juga dapat ditegakkan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini, Kasubdit-IV Renakta Ditreskrimum Poldasu AKBP Leonardo Simatupang, Inspektur Provsu OK Hendry, Inspektur Sergai, Ifdal dan Kepala OPD.

Acara ini juga diisi dengan pamaparan dan diskusi tanya jawab oleh narasumber dengan seluruh peserta yang hadir.

Penulis: Andy Ebiet
Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here