Marak Prostitusi, Kalibata City Perlu Dikembalikan Fungsinya

Jakarta, PONTAS.ID – Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini memfokuskan perhatiannya terhadap apartemen Kalibata City di Jakarta Selatan (Jaksel), yang kini sudah melekat namanya sebagai tempat prostitusi lantaran kerap terjadi penggerebekan.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah bahkan menegaskan bahwa apartemen Kalibata City itu perlu dikembalikan fungsinya sebagai hunian yang nyaman. Dia menyayangkan banyak pihak telah memanfaatkan hunian yang diperuntukkan untuk warga, namun dijadikan sarang prostitusi.

“Kalibata City itu ya, aduh itu tempat hunian ya, harusnya tidak boleh dipakai macam-macam,” kata Saefullah saat ditemui oleh wartawan di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat (Jakpus), Selasa (18/9/2018).

Maka dari itu, Saefullah setuju dengan ungkapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memerintahkan agar tamu harus terdata.

“Kita sudah bergerak jauh menuju transparansi apa segala macam, boleh-boleh saja misalnya yang penghuni masuk difoto,” ujarnya.

Memang pada awalnya para penghuni apartmen yang baru akan risih karena diperiksa. Namun Saefullah melihat hal ini diperlukan untuk mencegah tindak kejahatan juga. Mengenai usul harus dibuat aturan tegas soal pengawasan, Sekda pun mengatakan perlu mengkajinya lagi.

“Ini kan aturan dibuat berdasarkan pengalaman kejadian. Makin kaya regulasi kami, menuju regulasi yang paripurna. Makanya dalam membuat undang-undang harus ada konsultasi publik nah pentingnya itu sebetulnya. Jangan sampai nanti aturan dibuat tidak dilaksanakan, lah itu aturan buat siapa,” tandasnya.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here