Lagi, Warga Keluhkan Layanan BPN Jakarta Utara

Kantor Pertanahan Jakarta Utara

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI Sofyan Djalil diminta lebih serius menata birokrasi di jajarannya. Pasalnya, hingga saat ini warga belum merasakan perubahan pelayanan di Kantor Pertanahan.

“Pelayanan kepada warga itu tidak boleh main-main. Kalau memang ditentukan sekian hari, ya harus diselesaikan sesuai ketentuan yang ada. Jangan dipersulit warga. Masak untuk mengurus Hak Milik saja harus sampai lima bulan,” kata Abdul Aziz kepada PONTAS.id, beberapa waktu lalu.

Dia juga menyesalkan informasi status berkas yang ditampilkan di area loket pelayanan BPN Jakarta Utara, “Tampil di layar berkas sudah di meja pejabat yang ini, tinggal diteken. Waktu kita periksa, berkasnya ternyata belum diapa-apain,” kata dia kesal.

Sementara itu, dari laman bpn.go.id, disebutkan dengan jelas, untuk pelayanan Pemberian hak pakai bagi WNI perorangan hanya membutuhkan 57 hari, “57 (lima puluh tujuh) hari untuk Tanah non pertanian yang luasnya lebih dari 2.000 m2 s.d. 150.000 m,”

Namun hingga berita ini diturunkan, Pihak BPN Jakarta Utara belum dapat memberikan tanggapan, “Hari ini tidak bisa karena lagi sibuk, coba aja lain waktu,” kata petugas keamanan BPN Jakarta Utara, kepada PONTAS.id untuk ketiga kalinya, di Kantor Pertanahan Jakarta Utara, Kamis (29/3/2018).

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

Previous articleKPU Revisi Aturan Jika Ada Perppu Penggantian Kepala Daerah
Next articleDANUR 2: MADDAH, “Jangan nonton Sendirian…”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here