Ini Alat Canggih Penyedia Sistem Transportasi Publik

Digital Signage (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Papan informasi merupakan alat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pada saat mereka mengunjungi tempat pemberhentian dan keberangkatan transportasi umum, seperti di terminal bus, stasiun kereta, atau bandara. Tanpa adanya papan informasi, tentu masyarakat akan kebingungan jika hendak melakukan perjalanan ke suatu tempat.

Dan di era perkembangan teknologi seperti saat ini, sudah banyak terminal, stasiun, atau bandara di luar negeri yang menggunakan papan informasi digital, atau lebih dikenal dengan digital signage, yang jauh lebih membantu masyarakat yang hendak mencari informasi, ketimbang papan informasi yang konvensional.

Di Indonesia perkembangan digital signage masih dalam pertumbuhan dan berjalan lambat, bila dibandingkan dengan Eropa atau Amerika, Indonesia sangat tertinggal jauh. Sebenarnya penggunaan digital signage ini sudah banyak di Indonesia, tetapi masih belum maksimal dalam pengunaannya.

Melihat peluang yang cukup besar tersebut, salah satu perusahaan yang memproduksi digital signage yakni LITEMAX ELECTRONICS Inc. berniat untuk menggencarkan pemasaran produknya di Indonesia, dan memasang target penjualan sebesar 500 ribu dolar AS pada tahun 2018 ini.

Marketing Representative LITEMAX ELECTRONICS Inc Zon Cheng menyatakan, produk unggulan perusahaannya yakni Side-by-side Smart Digital Signage Systemseri Spanpixel, telah mengkombinasikan high brightness resizing LCD display dengan sistem komputerisasi dunia industri.

Beberapa fitur canggih lainnya yang disematkan pada digital signage produksi LITEMAX ini antara lain yakni resizing display dengan aspect ratio16:2.2 (patent technology), sunlight readable atau high brightness hingga 1,000 nits (untuk outdoor), resolusi 3840 x 536 (menjadikannya sebagai LCD display beresolusi tinggi), MaxRGB NTSC 95 persen (tampilan layar yang lebih colorful dibandingkan dengan produk lain), perluasan sudut pandang monitor hingga 178 derajat secara horisontal dan vertikal, BL MTBF 100.000 hours (umur produk yang panjang), serta Intel CPU/ Windows O/S inside.

Selain itu, produk digital signage seri Spanpixel dari LITEMAX hanya membutuhkanruang yang lebih kecil untuk pemasangan sistem dan lebih banyak ruang untuk penggunaan umum.

“Untuk aplikasi-aplikasi yang berbeda dalam sistem transportasi publik, mulai dari platform sampai cabin inside, LITEMAX dapat menyediakan lebih dari ratusan LCD displays dari seri Spanpixel. Sehingga sebenarnya tak ada produk unggulan utama. Hanya display atau sistem yang paling memenuhi syarat dalam tempat yang tepat,” kata Zon Cheng.

Dengan produk digital signage dari LITEMAX, masyarakat dapat melihat sistem tersebut dalam bagian-bagian berbeda dari transportasi publik. Perangkat ini dapat digunakan sebagai sistem informasi publik mulai dari halte bus, stasiun kereta ke metro systems (atau kereta listrik), pedesaanhingga kota-kota. Masyarakat dapat melihat secara jelas informasi mengenai transportasi publik termasuk waktu, ramalan cuaca, rute bis atau kereta, serta periklananmelalui sistem tersebut.

“Produk ini sudah dipromosikan (di Indonesia). Dan akan terus kami kembangkan. Pasar Indonesia sangat potensial dan perkembangannya sangat tinggi. Namun karena masih berada dalam tahap awal, kami menargetkan (penjualan) sebesar 500 ribu dolar AS untuk tahun 2018,” tambah Zon Cheng.

Saat ini, LITEMAX melakukan kerja sama dengan mitra usaha setempat untuk memperluas pasar dan aplikasi secepat mungkin. Di samping itu, LITEMAX juga bergabung dengan kegiatan-kegiatan TAITRA untuk mempelajari lebih jauh lagi mengenai karakteristik pasar Indonesia.

Sebab LITEMAX bukan hanya menghasilkan produk untuk kebutuhan individual, tapi juga menjawab kebutuhan industrial dengan bekerja sama dengan mitra usaha seperti system integrator, distributor, agen, instansi pemerintah dan lain-lain. Kerja sama produk LITEMAX dengan koneksi mitra usaha setempat diharapkan dapat mempromosikan penjualan di Indonesia dengan baik.

Previous articleDipermak Habis PUPR, Begini Wajah Perbatasan Kalimantan Zaman Now
Next articleYuk, Kenalan dengan Popok Lansia Bersmartphone

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here