Pelaku Industri Kreatif Didominasi Kaum Millenial dan Wanita

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Pertumbuhan industri kreatif di Indonesia kian meningkat. Sebagian besar dari penggiat industri kreatif ternyata milenial dan perempuan.

“Lebih dari 30 persen pengusaha ekonomi kreatif di Indonesia adalah generasi milenial. 55 persen pengusaha ekonomi kreatif itu perempuan tapi untuk usia belum diketahui ya nanti kita update lagi. Sebagai populasi terbesar, anak muda Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia,” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Jakarta, Rabu, (21/3/18).

Triawan juga menuturkan kalau sebagian besar generasi milenial yang terjun ke industri ekonomi kreatif bergerak di bidang fashion, kuliner, dan craft. Ketiga bidang tersebut memiliki perkembangan yang sangat pesat setiap tahunnya. Sementara industri lain yang berpotensi besar untuk berkembang ada musik serta film.

Triawan pun mengatakan kalau industri kreatif secara keseluruhan memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Sumbangsih industri kreatif kian meningkat di 2016 dan 2017, dari Rp 852 triliun pada 2015 mencapai Rp 922,6 triliun di 2016. Akhir 2017 diperkirakan mencapai Rp 1.000 triliun dan di 2018 berharap bisa menggapai Rp 1.100 triliun.

“Mudah-mudahan di 2018 sudah Rp 1.100 triliun. Banyak kontributor di angka ini sebenarnya bisa dikembangkan lebih lagi tapi karena banyak dari mereka belum punya badan hukum jadi baru direkam secara survei belum bisa mendapatkan angka pasti. Pengusaha ekonomi kreatif yang berbadan hukum masih di bawah 1 persen,” tambahnya.

Triawan menambahkan, kesulitan para pelaku industri ini untuk berbadan hukum berbeda-beda tidak bisa disamaratakan. Penanganan yang diperlukan juga harus rinci dan spesifik tergantung bidangnya. Ia berharap pelaku UMKM maupun penggiat usaha kreatif lainnya agar tak hanya melakukan jual-beli semata tapi juga memperhatikan management dari bisnis mereka.

Previous articleDjarot: Pemerintah Harus Lakukan Pembinaan Usaha Kecil Masyarakat
Next articleIndonesia Bakal Bubar 2030, Prabowo Jangan Pesimistis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here