Badan Pariwisata Thailand Menentang Adanya Wisata Seks

Wisata Seks Thailand

Jakarta, PONTAS.ID – Badan pariwisata Thailand mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya sangat menentang segala bentuk pariwisata seks. Thailand secara konsisten terpilih sebagai salah satu tujuan pariwisata dunia dengan pantai dan kuil Buddha yang khas. Negara ini diprediksi akan menyambut sekitar 37 juta wisatawan asing tahun ini.

Namun di sisi lain, negara ini juga dikenal dengan “wisata seks”. Meskipun pelacuran ilegal di Thailand, namun ada sejumlah rumah bordir yang sering menjadi daya terik warga lokal dan wisatawan asing.

Awal pekan ini ada kasus di mana polisi Thailand menahan sekelompok 10 orang Rusia yang menjalankan kelas pelatihan seks untuk rekan mereka di kota tepi pantai Pattaya, dan telah menugaskan mereka untuk bekerja di Thailand tanpa izin.

“Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) memastikan bahwa strategi pemasaran dan kebijakan untuk memindahkan Thailand ke depan sebagai tujuan mutu telah melangkah ke arah yang benar dan sangat menentang segala bentuk pariwisata seks,” begitu keterangan yang dirilis TAT pekan ini.

Xinhua memuat bahwa praktik “wisata seks” di Thailand biasanya berkedok pijat sabun yang biasanya berujung pada layanan seksual.

Menurut data UNAIDS tahun 2014 lalu, ada sekitar 123.530 pekerja seks di Thailand.

Previous articleIni Rotasi Nama Pimpinan Fraksi Gerindra di MPR-DPR
Next articleDorong KKP Untuk Kedepankan Asas manfaat dan Maksimalkan Anggaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here