Pelaku UMMKM Harus Jeli Lihat Peluang di Pilkada Serentak

Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Junaidi Auly mengatakan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus jeli melihat peluang dalam menghadapi pilkada serentak tahun 2018.

“Pilkada serentak akan dilakukan di beberapa daerah seluruh Indonesia, secara aspek ekonomis tentu ini potensi yang sangat menjanjikan untuk pelaku UMKM seperti produk kaos, spanduk, sticker, dll yang banyak diminati pada musim pilkada tahun ini.” Kata Junaidi dalam keterangan pers, Selasa (27/2/2018).

Seperti diketahui, sebanyak 171 daerah seluruh Indonesia akan melakukan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2018 ini sudah dimulai dan akan berakhir pada 23 Juni 2018 termasuk di Lampung yang akan melakukan pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang baru.

Data Bappenas menjelaskan, pada triwulan pertama dan kedua pada masa kampanye Pilpres 2014 pertumbuhan konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga (LNPRT) seperti pembelian kuas, banner dan juga iklan TV mencapai 20%. Selain itu, pada tahun 2014 konsumsi rumah tangga juga tumbuh tinggi dan melampaui pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

“Dari data diatas menunjukkan bahwa pelaku UMKM bidang tersebut harus meningkatkan kualitas, inovasi serta kreatifitas pada produk kampanye.” lanjut Junaidi.

Lebih lanjut, Junaidi menilai peran Bank Indonesia (BI) harus terus dimaksimalkan dan berperan aktif bekerjasama dengan instansi terkait lainnya membuka wadah pelayanan semisal sentra layanan UMKM di setiap daerah sebagai pusat konsultasi dan pelayanan UMKM demi pemberdayaan UMKM secara terpadu.” kata Anggota DPR Dapil Lampung II ini.

“Kami berharap Bank Indonesia terus berperan aktif untuk pemberdayaan UMKM, karena masih banyak pelaku UMKM yang membutuhkan pendampingan dan peran aktif dari pemerintah agar pelaku UMKM harus terus semangat berwirausaha dan ekonomi kita terus membaik dengan diberdayakannya UMKM,” tutup Junaidi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here