Jakarta, PONTAS.ID – Komjen Budi Waseso (Buwas) akan mengakhiri masa pensiunnya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional pada Maret 2018 mendatang.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, calon Kepala BNN yang baru yang menggantikan Buwas harus berkomitmen untuk menghentikan penyelundupan narkoba.
“Kita tahu, belum lama ini terjadi dua kali pengungkapan narkoba seberat 1 ton dan 1,6 ton di Kepulauan Riau oleh aparat kita. Ini menjadi tantangan Kepala BNN yang baru nantinya, untuk menghentikan penyelundupan narkoba yang melewati daerah-daerah perbatasan,” kata Taufik di gedung DPR, Jumat (23/2/2018).
Selain itu, Taufik menambahkan, banyaknya pelabuhan tikus di seluruh wilayah Indonesia, juga menjadi tantangan. Pasalnya, pelabuhan itu rawan menjadi lokasi masuknya narkoba ke Tanah Air. BNN harus meningkatkan koordinasi dengan aparat terkait.
“BNN tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan koordinasi dengan pihak lain untuk menghentikan penyelundupan, seperti Kepolisian, Badan Keamanan Laut, Bea dan Cukai, Polair bahkan TNI. Jika segenap aparat kita semakin bersinergi, saya yakin penyelundupan narkoba bisa ditumpas,” yakin politisi F-PAN itu.
Hal lain yang menjadi tantangan Kepala BNN baru nantinya adalah peredaran narkoba di kalangan artis dan publik figur. Pasalnya, akhir-akhir ini terjadi penangkapan terhadap artis yang menyalahgunakan narkoba, bahkan mengedarkan narkoba.
“Membongkar peredaran narkoba di kalangan artis ini memang tidak mudah. Namun kami yakin, Kepala BNN yang baru nantinya dapat menghentikan peredaran narkoba itu. Dan itu harus dihentikan, karena artis merupakan publik figur yang kadang ditiru oleh penggemarnya,” imbuh Taufik.


























