Polisi Terus Selidiki Penembakan Kader Gerindra

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal

Jakarta, PONTAS.ID – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bogor masih melakukan penyelidikan penembakan kader Partai Gerindra Fernando Alan Joshua Wowor. Fernando ditembak oleh oknum anggota Brimob, Brigadir Satu Achmad Ridho di Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (20/1/2018) dini hari pekan lalu.

Dengan demikian, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hingga saat ini belum bisa membeberkan kronologi dan motif penembakan sebelum proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi selesai dilakukan.

“Kronologi belum bisa saya sampaikan, karena saat ini katakanlah korban, oknum dan lain-lain saksi-saksi belum lengkap diperiksa. Polresta Bogor yang menangani masalah ini terus melakukan proses penyelidikan secara detail,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (23/1/2018).

Iqbal menegaskan, Polri akan menjatuhkan hukuman pidana bila ditemukan bukti tindak pidana yang dilakukan Briptu Achmad Ridho, sesuai dengan kode etik profesi Polri, “Kami akan proses itu berdasarkan fakta-fakta,” ujarnya.

Pelanggaran Administrasi
Sebelumnya, Komisioner Ombudsman Republik Indonesia Adrianus Meliala menilai, jika Polri tidak menghukum oknum Briptu Achmad Ridho akan menimbulkan adanya pelanggaran administrasi oleh penyelenggara negara.

“Pada konteks anggota Brimob tidak diproses saya kira itu indikasi maladministrasi. Tapi sekarang belum ada indikasi itu,” kata Adrianus, Selasa (23/1/2018).

Kasus ini berawal dari cekcok antara Briptu Achmad Ridho dengan Fernando ketika mobil yang ditumpangi Fernando dan kawan-kawannya dihadang Ridho yang mengendarai motor besar BMW.

Kontak fisik sempat terjadi hingga akhirnya oknum Brimob itu menodongkan pistol hingga akhirnya tembakan meletus di tubuh Fernando.

Akibat kejadian itu, anggota Brimob mengalami kritis dan dirawat di RS Polri, Kramatjari, JakartaFernando yang merupakan kader Gerindra meninggal kareka luka tembak.

Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here