ESDM Bangun 50 Perusahaan Smelter

Direktur Jenderal Minerba ESDM Bambang Gatot Ariyanto, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sepanjang 2014 hingga 2017 terdapat 50 perusahaan mematuhi aturan kewajiban pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (Smelter) di Indonesia. Angka tersebut merupakan smelter dari enam komoditas.

Direktur Jenderal Minerba ESDM Bambang Gatot Ariyanto menegaskan, data dari Direktorat Jenderal Minerba ada, di 2017 ada 24 perusahaan yang telah menyelesaikan pembangunan smelter. Sementara sisanya 26 perusahaan masih dalam proses pembangunan.

“Masih terus berkembang, belum sepenuhnya selesai. Ada 24 perusahaan yang progres pembangunannya mencapai 50-100 persen,” kata Gatot Ariyanto selaku Dirjen Minerba ESDM, Jakarta, Jumat, (12/1/18).

Bambang menuturkan, untuk yang progresnya 0-50 persen yakni sekitar 21 perusahaan. Sementara sisanya tidak dirinci oleh Bambang.

Selain itu, kata Bambang logam nikel berkembang baik, (smelter) yang telah selesai 100 persen mencakup nikel 15, bauksit dua, tembaga satu, besi empat, dan mangan dua. Progress 50-100 persen yakni nikel tiga, besi satu, timbal dan zink satu. Sementara progress 0-50 persen terdiri dari nikel 12, bauksit empat, tembaga dua, besi satu, timbal dan zink dua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here