Ringankan Beban Petani, Polisi Borong Bawang

Polisi memborong Bawang, (Foto: Ist)

Brebes, PONTAS.ID – Anjloknya harga bawang di Kabupaten Brebes akhir-akhir ini membuat sejumlah petani bawang melakukan unjuk rasa beberapa waktu lalu di kantor Bupati. Harga bawang di tingkat petani merosot hingga Rp 5.000 rupiah per kilogram. Selain merugi, mereka juga resah karena tidak bisa membayar utang ke bank.

Untuk meringankan beban petani, Kepolisian Resort Brebes menggelar aksi borong bawang merah petani yang tersebar di 17 wilayah polsek. Kapolres Brebes AKBP Sugiarto memerintahkan seluruh anggotanya untuk bisa membeli bawang merah milik petani.

Kapolres Brebes memerintahkan jajaran Kapolsek dengan wilayah penghasil bawang merah untuk melakukan aksi borong bawang itu.Begitu mendapatkan perintah, Minggu siang 31 Desember 2017, Kapolsek Bulakamba AKP Harti terjun ke lapangan untuk mencari petani bawang. Setiap petani bawang, Harti menjelaskan masing-masing dibeli 10 kilogram. ” Kita langsung turun untuk mencari petani bawangnya. Tadi sudah kita datangi 15 petani di rumahnya, masing-masing 10 kg dengan harga per kilonya kita bayar 10 ribu,” kata Harti.

salah satu petani yang ada dilokasi disambut baik oleh para petani untuk memborong hasil pertaniannya. Salah satu pemilik bawang Sakur (45) mengaku senang bawangnya dibeli oleh anggota kepolisian. “Terimakasih untuk polisi yang sudah mborong bawangnya, dengan harga 10 ribu lebih baik dari pada saat ini,” ujar petani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here