Nindya Karya Molor Kerjakan Flyover Pancoran

Proyek Flyover Pancoran yang dikerjakan PT Nindya Karya

Jakarta, PONTAS.ID – Proyek pembangunan Flyover Pancoran yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya ternyata tak bisa selesai hingga 15 Desember 2017 lalu, alias molor. Padahal, menurut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, proyek ini akan selesai sesuai target karena Nindya Karya tidak memiliki kendala dalam pelaksanaannya.

Molornya pekerjaan ini diketahui setelah kedatangan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno ke lokasi proyek, “Kami perbaiki tabel waktu pengerjaannya menjadi 15 Januari selesai. Tapi saya minta Pak Yus (Kadis Bina Marga DKI Jakarta) pastikan 15 Januari itu sudah bisa langsung dipakai, jangan harus nunggu lagi keputusan pengecekan,” kata Sandiaga saat meninjau proyek tersebut di Pancoran Jakarta Selatan, Sabtu (30/12/2017).

Dijelaskan Sandiaga, temuan keretakan pada salah satu struktur proyek  ditambah cuaca yang tidak menentu menjadi penyebab utama terkendalanya proyek ini diselesaikan tepat waktu.

Keretakan struktur tersebut kata Sandi, membuat kontraktor harus membangun ulang kembali dan akhirnya membuat periode penyelesaian proyek bergeser dari target. “Jadi kami mohon maaf atas nama Pemprov DKI. Kami menyayangkan juga, tapi memang ini di luar kekuasaan kita yaitu cuaca,” kilah Sandiaga.

Tidak hanya itu, meskipun pengerjaan jalan flyover itu telah tersambung, ternyata pemasangan pagar jalan serta lampu penerangan juga belum rampung.

Tidak Ada Kendala

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan optimis proyek flyover Pancoran, selesai pada Desember 2017. Keyakinan Anies ini setelah setelah mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal. ” Insya Allah Desember bisa selesai adalah flyover Pancoran,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, pertengahan Oktober lalu.

Menurut Anies, PT Nindya Karya yang menangani pembangunan flyover Pancoran tidak memiliki kendala dalam pengerjaan proyek itu.

Kendala yang menghambat pengerjaan flyover Pancoran hanya soal waktu. Proses pengerjaan hanya bisa dilakukan pukul 00.00 – 05.00 WIB pada hari kerja dan 22.00 – 05.00 WIB pada Minggu malam. “Kalau dikerjakan (siang hari) itu akan mengganggu lalu lintas luar biasa. Jalan ditutup total untuk pemasangan jam 00.00 – 05.00 pagi. Kalau ditutupnya di luar jam itu, lalu lintas masih padat,” ucap Anies ketika itu.

Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here