JK, Pemerintah Bertekad Tingkatkan Transparansi

Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah terus melakukan penyederhanaan birokrasi. Birokrasi yang berbelit-belit meningkatkan potensi penyelewengan dan korupsi.Dalam Asia Pasific Leader Forum (APLF) 2017 di Hotel Borobudur, JK mengaku ada beberapa keuntungan menjalankan pemerintahan yang terbuka tersebut. Salah satunya untuk mengurangi tindak korupsi.

“Pemerintah bertekad selalu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dan menyederhanakan birokrasi. Birokrasi yang berlebihan dan berbelit. Jadi bagaimana demokrasi untuk meningkatakan keterbukaan, baik di sisitem perpajakan, keuangan, itu bagian dari open government,” kata Yusuf Kalla selaku Wapres RI, Jakarta, Kamis, (14/12/17).

JK menambahkan bahwa, transparansi penting karena tantangan global saat ini terkait kepercayaan masyarakat terhadap negara. Selain itu, menurut JK, keterbukaan informasi yang efektif dan efisien sangat dibutuhkan.

“Indonesia punya UU Keterbukaan Informasi Publik, di mana pemerintah diwajibkan membuka informasinya kepada publik. Itu juga tentu mempunyai konsekuensi pemerintah harus teratur dan punya rencana baik,” ucapnya.

APLF 2017 merupakan ajang bertukar pikiran berbagai tokoh dunia, baik dari pemerintah pusat, daerah, LSM dari berbagai dunia dalam menjalankan pemerintahan yang terbuka. Setidaknya ada 500 perwakilan pemerintah dari 14 negara yang menjadi anggota Open Government Partnership (OGP) se-Asia Pasifik.

Previous articleMenlu AS, Pemindahan Duta Besar Tidak Tergesa-gesa
Next articleAlamarhum AM Fatwa Sering Bolak-Balik Rumah Sakit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here