DPR: Angkasa Pura I Tidak Langgar HAM

Ilustrasi Bandara Internatinal, (Foto: Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Komisi III DPR, Aditya Mufti Ariffin menilai PT Angkasa Pura I tidak melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan pidana korporasi terkait tudingan menelantarkan 59 ribu penumpang yang batal terbang. Menyusul ‎Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditemukannya abu vulkanis di ruang udara penerbangan yang direspons dengan Notice to Airmen (Notam) bernomor A4242/17.

Bandara ditutup mulai hingga Selasa (28/11/2017) pukul 07.00 WITA yang diperpanjang sampai pagi hari ini. Sekitar 445 penerbangan dibatalkan akibat meletusnya Gunung Agung, Karang Asep, Bali, Selasa (28/11/2017).‎

‎”Tidak ada pelanggaran HAM dan pidana korporasi. Undang-Undang (UU) mana yang dilanggar? Kalau diterbangkan timbulkan korban jiwa. Logikanya sudah benar dilakukan PT Angkasa Pura,” kata Aditya Mufti Ariffin, Jakarta, Kamis, (4/11/17).

Menurut Aditya, dugaan yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura I harus ada pelanggaran hukumnya. Dalam situasi force majeur atau kondisi darurat/memaksa, lanjut Aditya, ada situasi yang tidak dikendaki. Meskipun sebelumnya meletusnya Gunung Agung ini sudah di informasikan oleh BMKG.

“Sebulan yang lalu sudah diperkirakan, sudah ada warning, kenapa masih jalan kesitu. Kapan erupsi itu terjadi, kita tidak tahu. Pelanggaran HAM-nya dimana?,” kata Aditya sambil bertanya.

Sebab itu, Aditya meminta semua pihak terkait atas peristiwa bencana ini tidak saling menyalahkan. ‎”Tidak ada yang disalah-salahkan. Pemerintah, Angkasa Pura, Komnas HAM, tidak ada yang salah. Karena mana ada yang mau erupsi,” tegasnya.

Dihubungi terpisah, ‎Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, ‎Amiruddin Al Rahab enggan mengontari lebih dalam kasus dugaan pelanggaran dan pidana konspirasi ini. Pasalnya, kata dia, hal itu bukan tanggungjawab dan tugas Komnas HAM.

“Ada-ada saja. Mestinya tanya ke Menteri Perhubungan dan Angkasa Pura. Itu tanggungjawab mereka. Komnas HAM harus tahu tugasnya. Bukan ada urusan dengan Komnas HAM,” kata Amiruddin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here